Latest News
Muda | Islami | Inspiratif | Ideal | Aktif
English French German Spain Italian Russian Portuguese Japanese Korean Arabic
by : BTF
Tampilkan postingan dengan label al-bonai garden (abg). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label al-bonai garden (abg). Tampilkan semua postingan

Al-Bonai dan Misi Peradaban Emas

Posted by MiNDa magazine online Selasa, 21 Juni 2011, under | 0 komentar

KATA MUTIARA AL-BONAI

Posted by MiNDa magazine online Kamis, 24 Maret 2011, under | 0 komentar
******
The main motto:
“Berkarya (berdakwah) dan bermanfaat bagi ummat adalah pembuktian cita-cita tertinggiku dalam meraih ridha dan rahmat-Mu ya Allah, serta meraih surga dan berjumpa untuk melihat wajah Maha Mulia-Mu. Jika itu telah tertera di HATI, maka yang lain bukanlah sesuatu yang memukau lagi....PBR. 14th, 2009
[Muklisin Amsar Al-Bonai]











******
SAAT MENGINGAT DAN MELUPAKAN
*Belajarlah melupakan apa yang pernah kita berikan kepada orang lain dan belajarlah mengenang apa yang pernah orang lain berikan kepada kita, meskipun hanya sebaris senyuman*
[Muklisin Amsar Al-Bonai]







******
MANUSIA LUAR BIASA
*Jika hendak menjadi menusia luar biasa
Di malam hari banyak berjaga
bermunajat dan berdo’a pada-Nya.
Di siang hari banyak puasa
banyak berzikir, banyak berpikir dan berbuat luar biasa
Karena inilah amalan para Nabi wal ambiya dan para Ulama.*

Pekanbaru, 06 Desember 2008
[Muklisin Amsar Al-Bonai]





******
KONSEP HIDUP
“Keinginan dan impian itu adalah sebuah konsep dalam pikiran kita, namun tidak semua orang mau memiliki konsep tersebut (memikirkannya), dalam artian jika anda tidak merubah konsep berpikir anda dalam meraih impian (cita-cita), maka selama itu pula ia tetap begitu, yang terpenting adalah jika anda tidak bisa merubah dunia fisik, maka belajarlah merubah dunia pikiran anda kearah yang lebih jelas dan lebih bermanfaat.”
[Muklisin Amsar Al-Bonai]
Pbr. 12-12-08 jumat malam: 22:13

cuplikan buku KATA-KATA LUAR BIASA DARI MANUSIA LUAR BIASA

Posted by MiNDa magazine online , under | 0 komentar
Belajar Luar Biasa dari Manusia Luar Biasa

Di zaman dahulu ada seorang jendral dari negeri Tiongkok kuno yang mendapat tugas untuk memimpin pasukan melawan musuh yang jumlahnya sepuluh kali lipat lebih banyak. Mendengar kondisi musuh yang tak seimbang, seluruh prajuritnya gentar kalau-kalau akan menderita kekalahan. Dalam perjalanan menuju medan perang, jendral itu berhenti di sebuah tempat peribadatan. Ia sembahyang dan berdoa meminta petunjuk. Sedangkan prajuritnya menanti di luar tempat peribadatan dengan harap-harap cemas. Tak lama kemudian, sang jendral keluar dari tempat peribadatan.
Ia berteriak pada seluruh pasukannya, “Kita telah mendapat petunjuk dari langit.” Lalu ia mengeluarkan koin emas simbol kerajaan dari sakunya.
Sambil mengacungkan koin itu ke udara ia berkata, “Sekarang, kita lihat apa kata nasib. Bila kepala yang muncul, maka kita akan menang. Tapi bila ekor yang muncul, kita akan kalah. Hidup kita tergantung pada nasib.” Jendral lalu melempar koin emas itu ke udara. Koin emas pun berputar-putar di udara. Lalu jatuh berguling-guling di tanah. Seluruh pasukan mengamati apa yang muncul. Setelah agak lama menggelinding ke sana-kemari, koin itu terhenti. Dan yang muncul adalah KEPALA. Kontan seluruh pasukan berteriak kesenangan.
“Hore..! Kita akan menang. Nasib berpihak pada kita, Ayo serbu dan hancurkan musuh. Kemenangan telah pasti.” Dengan penuh semangat jendral dan pasukan itu bergerak menuju medan perang.
Pertempuran berlangsung dengan sengit. Ternyata dengan keyakinan dan tekad yang membaja akhirnya musuh yang tak terhingga banyaknya dapat dikalahkan. Jendral dan seluruh pasukannya betul-betul senang.
Pada senja pasca-kemenangan seorang prajurit berkata kepada sang jendral, “Kemenengan kita telah ditentukan dari langit. Tuhan begitu baik terhadap kita.” sang jendral menukas sembari melemparkan kepingan keberuntungannya pada prajurit itu. Si prajurit memeriksa kedua sisi kepingan itu, dan dia hanya bisa terperangah ketika mendapati bahwa ternyata kedua sisinya adalah gambar KEPALA.
Sesampai di ibu kota mereka disambut meriah oleh seluruh penduduk. Raja pun terkagum-kagum mendengar kisah peperangan yang dashyat itu. Beliau bertanya pada sang jendral bagaimana ia mampu mengobarkan semangat pasukannya hingga begitu gagah berani. Sang jendral kemudian menyerahkan koin emasnya pada Raja sambil berkata,
“Paduka, inilah yang memberikan mereka nasib baik.” Raja menerima dan mengamati koin emas itu yang ternyata kedua sisinya bergambar: KEPALA..!
“Kau telah berhasil meyakinkan prajurit kita dengan kata-katamu jendral. Kau akan mendapatkan imbalan dari apa yang telah kau lakukan.” Kata Raja sambil menepuk pundak jendralnya.
Sungguh luar biasa, hanya bermodalkan kata-kata seorang jendral dapat meyakinkan hati bahwa kita akan menang dan membakar darah juang prajuritnya hingga memperoleh kemenagan yang sesungguhnya. Motivasi yang cerdas dari seorang jendrallah yang membuat prajurit berhasil menjulang panji-panji kejayaan.
Kata yang keluar dari mulut orang yang cerdas akan melahirkan semangat sehingga kata-kata itu mampu menghipnotis jiwa sebagai komando raga untuk mau meniru dan mengikuti langkah suksesnya. Begitu banyak orang sukses dan menjadi besar membagi semangatnya dengan bertutur kata. Dan kata-katanya itu yang menjadi cambuk yang melecut nyali untuk maju.
Tapi sayang seribu kali sayang. Menu motivasi yang kini kita lahap setiap hari adalah motivasi dari orang memiliki pola fikir yang jauh dari agama. Motivasi yang mereka hidangkan hanya untuk mengenyangkan lahir dan keduniaan saja. Karena yang menjadi tujuan mereka hanya untuk kesuksesan dan kesenangan dunia yang sesaat. Dan ketika motivasi itu dihidangan kepada kita maka ia tidak akan pernah mampu menyirami kegersangan rohani yang senantiasa haus akan siraman Taujih Robbani yang dapat menentramkan jiwa dan memotivasi kita untuk giat beramal untuk kampung dunia yang fana serta zona akhirat yang abadi.
Motivasi Luar Biasa dari Orang yang Luar Biasa...
Michael Heart seorang peneliti berkebangsaan Amerika Serikat dalam bukunya “100 Orang yang Paling Berpengaruh Di Dunia”, mengakui bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah manusia luar biasa. Sehingga ia menuliskan dalam bukunya nama Muhammad SAW dalam urutan nomor wahid.
Rasulullah SAW dan para sahabatnya adalah manusia yang luar biasa. Mengapa? Karena perjuangan yang mereka lalui untuk mendakwahkan Islam hingga sampai kepada kita hari ini tidaklah ringan serta tidaklah yang seindah yang kita rasakan sekarang. Tapi perjuangan itu mereka lalui denagn cucuran keringat, tetesan air mata dan genangan darah serta mereka rela mengorbankan nyawa yang hanya satu-satunya Allah SWT titipkan.
Jika manusia luar biasa menuturkan kata, maka akan lahir kata-kata yang luar biasa. Merenungi dan meresapi makna kata-kata dari Rasulullah dan para sahabat akan membuat diri kita menjadi lebih dari yang biasanya. Ia bukan hanya akan memacu kita untuk giat bekerja untuk dunia saja tetapi akan membangkitkan ghiroh atau semangat untuk mentaati Allah SWT.
Orang Besar yang Terlupakan, Fenomena Hari Ini...
Mencoba bertanya pada generasi hari ini. Jika ditanyakan pada mereka, “Siapakah Bapak Fisika Dunia?” Mereka menjawab, “Albert Enstein.” “Siapa penemu telephone?” Merekapun berseru, “Alexander Ghrambell”, dan lain-lain. Tapi, coba ditanyakan pada mereke, “Siapakah sahabat Rasulullah SAW yang digelar Asadullah wa Rasulihi? Siapakah Sahabat Rasulullah yang mendapat sebutan Amirul Mu’minin yang pertama sekali sebelum Abu Bakar r.a?? Siapakah nama pejuang muslim yang berjuang melawan rezim Italia yang diberi gelar oleh musuh The Lion of Desert??? Jika ini yang dipertanyakan, mungkin hampir 90% generasi hari ini tidak akan tahu. Karena menu informasi yang mereka santap setiap hari adalah menu kapitalis yang penuh dengan bau dunia dan rasa kapitalis. Akhirnya pahlawan besar dan luar biasa pun terlupakan.
Lahirnya Buku Ini...
Sudah saatnya ummat ini bangun dan berdiri kembali, bahwa ummat Islam adalah ummat yang besar dan kuat. Agama Islam adalah agama yang komplit dan universal. Ummat ini mempunyai orang-orang yang luar biasa baik dalam hal karya nyata maupun dalam tutur kata. Tutur kata yang lahir adalah tutur kata yang penuh hikmah. Bagai mutira yang lahir di lautan ilmu yang dalam dan tak terjangkau oleh pengetahuan yang sejengkal. Apa yang mengalir dari ucapan mereka adalah gambaran batin yang luhur. Abu Dzar Al-Ghifari pernah berkata, “Benar batinnya, benar juga lahirnya. Benar akidahnya, benar juga ucapannya.” Maka sudah seharusnya kata-kata yang luar biasa dari manusia luar biasa kita renungkan dan kita ambil manfaatnya. Karena itu semua bukan kata-kata tanpa makna, akan tetapi itu adalah cermin batin yang sangat mulia dari manusia luar biasa.
Buku ini lahir oleh pemikiran yang risau akan kondisi generasi Islam hari ini yang sebagian besar telah berkiblat hampir dalam segala hal pada ‘dunia Barat.’ Bahkan, bisa jadi tidak begitu ingat pada dunianya sendiri. Semoga bermanfaat dan full berkah.
Lewat “Motivasi Luar Biasa dari Manusia Luar Biasa” kiranya dapat membangkitkan kembali semangat generasi Islam hari ini untuk menyelami hikmah dari tutur kata manusia luar biasa yang siap menempa jiwa yang luar biasa.

Pekanbaru, 17 Oktober 2009
By Muklisin Al-Bonai & Rizal Al-Azqy
Diterbitkan Republika

Penulis